Harga Fujifilm XT10 Terbaru September 2019, Review dan Spesifikasi Lengkap

Kamera Fujifilm XT10 merupakan kamera kesuksesan dari Fujifilm setelah kamera XT1 yang diluncurkan tahun lalu dan benar-benar sudah berhasil menyita perhatian banyak konsumennya sebab kamera ini memang memiliki hasil akhir yang luar biasa.

Harga, Review & Spesifikasi Fujifilm XT10 Terbaru

Kamera Fujifilm XT10 ini dilengkapi dengan sensor Xtrans CMOS 16 MP serta EXR Processor II, dan juga dilengkapi dengan monitor berukuran 3 inchi yang bisa diputar pada bagian belakangnya serta viewfinder elektronik OLED-nya juga masih dipertahankan. Kamera Fujifilm XT10 ini memiliki bentuk body kokok yang terbuat dari bahan magnesium alloy. Bedanya, XT10 ini tidak memakai weather sealing sehingga tidak bisa sekuat dan setahan XT1 saat digunakan untuk mengambil gambar ketika hujan atau pada tempat yang berdebu.

Berat kamera ini juga lebih ringan, yaitu sekitar 381 gr, sedangkan kamera XT1 beratnya mencapai 440 gr. Kamera Fujifilm XT10 ini dilengkapi dengan fitur tombol putar pada bagian atasnya yang bisa digunakan untuk penyusunan dengan lebih cepat. Terkecuali untuk mengatur kecepatan shutter dan juga exposure compensation-nya. Tombol putar pada XT1 yang bisa mengatur ISO sekarang ini sudah beralih penggunaan jadi mode pemotretan. Pergantian yang lainnya dapat ditemukan pada flash internalnya. Jika pada XT1 unit flash-nya harus dipasang, untuk XT10 sudah bisa mengemas flash internalnya sendiri.

Membahas lebih jauh lagi mengenai apa saja yang diusung oleh Fujifilm XT10 ini adalah mengenai sensornya, kamera ini dilengkapi dengan sensor X-Trans CMOS II 16 MP yang dikombinasikan dengan EXR Processor II. Dengan hal ini dapat dikatakan bahwa XT10 memanfaatkan tradisi seperti SLR serta menawarkan titik kontrol yang sangat menarik, tombol operasinya dapat disesuaikan, LCD-nya juga dapat dimiringkan, dan yang paling jadi faforit dari Fujifilm ini adalah adanya film emulations.

Kamera ini mengincar pasar penggunanya dengan jiwa yang muda serta kreatif. Pada dasarnya, kamera ini memang sangat keren, tetapi harganya tetap terjangkau. Pada intinya, kamera ini mengusung fitur-fitur utama seperti yang sudah kami cantumkan dibawah ini.

Fitur Utama Fujifilm XT10

  • 16 MP X-Trans CMOS II Sensor.
  • EXR Processor II.
  • ISO 200-6400, Plus 100-51200 Expanded (JPEG Only).
  • 36 M Dot OLED Viewfinder Elektronik dengan 0.62x (Equiv.) Pembesaran.
  • 3” 920k Dot Titling LCD.
  • 7 Tombol Fungsi Progammable.

Seperti yang diharapkan oleh para pengguna, sejumlah fitur kunci yang digunakan pada X-T10 sangat identik dengan pendahulunya X-T1. Namun salah satu fitur utama yang ada yaitu sistem AF telah ditingkatkan jauh lebih baik. Setelah beberapa waktu sebelumnya diumumkan update firmware untuk X-T1, salah satu  dari update AF kemudian menjadi standar yang digunakan untuk X-T10. Salah satu fokus utma dari X-T10 adalah konsentrasi pada peningkatan AF dalam kondisi kontras rendah serta menambahkan kemampuan untuk melacak subjek di frame. Hal ini merupakan pertama kali nya di mana Fujifilm menawarkan segala macam kemampuan pelacakan subjek nyata untuk kamera nya.

Fujifilm X-T10 juga didukung dengan teknologi antar muka pengguna gafis yang baru, hal ini menawarkan ikon display yang dapat disesuaikan. Fitur lain yang termasuk di dalamnya adalah kontrol cepat depan dan belakang yang bisa diklik ke dalam, pada dasarnya adalah masing-masing untuk memanggil fungsi sekunder. Di saat peluncurannya Fujifilm mengklaim bahwa EVF yang digunakan di X-T10 memiliki waktu lag tersingkay di dunia, hanya 0,005 detik.

Perbandingan Fujifilm X-T10 dan Fujifilm X-T1

Pembanding Fujifilm X-T10 Fujifilm X-T1
Sensor 16MP X-Trans CMOS II sensor 16MP X-Trans CMOS II sensor
Processor EXR Processor II EXR Processor II
ISO range (expanded) ISO 200-6400, plus 100 – 51200 expanded (JPEG only) ISO 200-6400, plus 100 – 51200 expanded (JPEG only)
Body material Magnesium alloy Magnesium alloy
Weather sealing No Yes
Custom function buttons 7 6
Viewfinder specs 2.36M dot OLED EVF with 0.62x magnification 2.36M dot OLED EVF with 0.77x magnification
LCD specs 3 inch, 920k dots 3 inch 1040k dots
Pop-up flash Yes No
Flash sync port No Yes
Burst rate 8fps 8fps
Size 400cm3 541cm3
Weight 381g 440g

Dari tabel perbandingan di atas kita bisa melihat bahwa meskipun kedua kamera ini menawarkan 2.36M dot EVF OLED yang sama namun X-T10 memiliki perbesaran optik yang lebih kecil dengan 0,62x dibanding dengan X-T1 yang mencapai 0,77x. Yang senilai dengan perbesaran dari X-T10 adalah perbesaran dari kamera kompak Fujifilm X30 dengan EVF yang sama persis, demikian juga dengan perbesaran yang sama juga.

Dengan melihat tabel di atas anda juga patut kecewa dengan dihilangkannya weather-sealed yang ada di X-T1. Ini merupakan pengorbanan yang sangat disayangkan mengingat pentingnya weather-sealed tersebut bagi para pengguna. Perbedaan yang lain adalah jika kita melihat dari resolusi layar LCD yang digunakan. Fujifilm X-T10 memiliki resolusi yang lebih rendah dengan 920k dot, bandingkan dengan yang ada pada Fujifilm X-T1 yang menggunakan 1040k dot.

Namun diantara kekurangan yang dimilikinya, X-T10 menawarkan beberapa keunggulan yang layak menjadi nilai lebih dibanding pendahulunya. Dalam hal ini X-T10 mamsukkan flash pop-up, user interface grafis baru pada viewfinder, ditambah dengan body yang lebih ringan dan lebih kecil dari X-T1. Jika X-T1 memiliki berat mencapai 440g, X-T10 hanya 381g, tidak terpaut banyak namun hal itu nyata telihat perbedaannya.

Kedua kamera kakak beradik ini secara keseluruhan memang didesain mirip satu sama lain. Kedua kamera ini menawarkan 3 kontrol dial di bagian atas kamera, selain itu juga terdapat banyak tombol fungsi yang berada sikitar body kamera. Dalam hal ini X-T10 memiliki keunggulan dengan 7 tombol yang bisa disesuaikan secara total, sedangkan X-T1 hanya memiliki 6 tombol. Sedangkan dalam hal kontrol langsung, XT10 memiliki kecepatan shutter khusus, kompensasi eksposur dan drive mode dial.

Setelah melihat review kamera fujifilm X-T10 di atas maka dapat disimpulkan bahwa dalam beberapa hal X-T10 memiliki kekurangan seperti tidak adanya weather-sealed, perbesaran optik EVF lebih kecil, resolusi LCD lebih rendah dari X-T1. Namun berbagai kelebihan juga ditawarkan oleh X-T10 seperti lebih ringan dan lebih kecil, adanya flas pop-up, user interface garfis baru pada jendela bidik dan masih banyak lagi. Namun secara garis besar disimpulkan bahwa Fujifilm X-T10 merupakan versi murah dari Fujifilm X-T1.

Kecepatan jadi prioritas

Fuji juga menanamkan sebagian penambahan dalam soal kecepatan. Satu diantaranya yaitu system AF (autofocus) baru yang saat ini meraih 77 titik konsentrasi dengan ruang konsentrasi lebih lebar. Feature konsentrasi baru ini bakal tingkatkan akurasi kamera untuk mencari serta merekam subyek yang bergerak dengan tambah baik.

Fuji XT10 flash

Fuji XT10 flash juga dapat merekam gambar dengan cara beruntun sampai 8 photo per detik, sama dengan X­T1. Untuk kecepatan pengoperasian, X­T10 juga sangat mumpuni. Terkecuali dapat mengunci konsentrasi kurun waktu 0. 06 detik, kamera ini dapat menyala dalam 1/2 detik.Prestasi lain terdapat pada viewfinder yang amat cepat dengan saat jeda cuma seputar 0. 005 detik. Ini bermakna viewfinder akan menghadirkan subyek bergerak cepat dengan baik.

Lebih murah, terus mutakhir

Dengan harga yang lebih murah dibanding X­T1, kelihatannya Fuji X­T10 bakal diposisikan untuk fotografer pemula yang memerlukan kamera handal untuk belajar. Ini tampak dari disertakannya mode Advanced Scene Recognition yang disebut mode untuk pilih setting paling baik dengan cara automatis. fuji xt10 bodi atas depan Fitur canggih lain seperti focus peaking, Eye­Detection AF, shutter elektrik dengan kecepatan maksimum sampai 1/32000, Wi­Fi, dan support perekaman video Full HD dapat juga diketemukan di dalamnya. Bahkan juga ada fitur Auto Macro yang belum ada di X­T1.

Kamera Fujifilm X-T10 dikabarkan akan mulai dipasarkan pada bulan Juni 2015 mendatang. Kamera X-T10 ini akan ditawarkan dengan dua warna pilihan yang menarik yaitu warna hitam dan silver. Kamera ini akan dipasarkan dengan pilihan kit yang berbeda. Fujifilm X-T10 ditawarkan dengan harga $800 (10,5 juta/body only), $899 (11,8 juta/ kit Fujinon 16-50mm f/3.5-5.6 OIS) dan $1099 (14,4 juta/kit Fujinon 18-55mm f / 2,8-4 R LM OIS). Kita lihat saja pada saat peluncuran nanti dan kapan akan tersedia di Indonesia belum ada informasi lanjut. Nah untuk melihat lebih jauh tentang Fujifilm X-T10 kita lihat pada spesifikasi di bawah ini.

Spesifikasi Fujifilm X-T10

Body type
Body type SLR-style mirrorless
Body material Magnesium alloy
Sensor
Max resolution 4896 x 3264
Image ratio w:h 1:1, 3:2, 16:9
Effective pixels 16 megapixels
Sensor photo detectors 17 megapixels
Sensor size APS-C (23.6 x 15.6 mm)
Sensor type CMOS
Processor EXR Processor II
Color space sRGB, AdobeRGB
Color filter array X-Trans II CMOS with primary color filter
Image
ISO Auto, 100-51000 (JPEG), 200-6400 (Raw)
White balance presets 8
Custom white balance Yes
Image stabilization No
Uncompressed format RAW
File format JPEG (Exif 2.3)
Raw (RAF format)
Optics & Focus
Autofocus Contrast Detect (sensor), Phase Detect, Multi-area, Center, Selective single-point, Tracking, Single, Continuous, Face Detection, Live View
Autofocus assist lamp Yes
Manual focus Yes
Number of focus points 77
Lens mount Fujifilm X
Focal length multiplier 1.5×
Screen / viewfinder
Articulated LCD Tilting
Screen size 3″
Screen dots 920
Touch screen No
Screen type TFT LCD (RGBW)
Live view Yes
Viewfinder type Electronic
Viewfinder coverage 100%
Viewfinder magnification 0.62×
Viewfinder resolution 2,360,000
Photography features
Minimum shutter speed 30 sec
Maximum shutter speed 1/4000 sec
Exposure modes Program
Shutter priority
Aperture priority
Manual
Built-in flash Yes
Flash range 5.00 m (ISO 100)
External flash Yes (via hot shoe or wireless)
Flash modes Auto, forced flash, slow synchro, flash off, rear-curtain synchro, commander
Flash X sync speed 1/180 sec
Drive modes Single
Continuous High
Continuous Low
Continuous drive 8.0 fps
Self-timer Yes (10sec. / 2sec. Delay)
Metering modes Multi
Center-weighted
Spot
Exposure compensation ±3 (at 1/3 EV steps)
AE Bracketing (at 1/3 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB Bracketing Yes (+/- 1 to +/- 3)
Videography features
Resolutions 1920 x 1080 (60p, 30p, 24p), 1280 x 720 (60p, 30p, 24p)
Format H.264
Microphone Stereo
Speaker Mono
Storage
Storage types SD / SDHC / SDXC (UHS-I)
Connectivity
USB USB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMI Yes (HDMI Micro (Type D))
Microphone port No
Headphone port No
Wireless Built-In
Wireless notes 802.11b/g/n
Remote control Yes (via smartphone, cable release)
Physical
Environmentally sealed No
Battery Battery Pack
Battery description NP-W126 lithium-ion battery & charger
Battery Life (CIPA) 350
Weight (inc. batteries) 381 g (0.84 lb / 13.44 oz)
Dimensions 118 x 83 x 41 mm (4.65 x 3.27 x 1.61″)
Other features
Orientation sensor Yes
Timelapse recording Yes (Setting: Interval, Number of shots, Starting time)
GPS Optional
GPS notes via smartphone

 Harga Kamera Mirrorless Fujifilm X-T10 Terbaru

Seperti yang sudah diumumkan Kamera Mirrorless Fujifilm X-T10 beberapa bulan yang lalu, kamera keluaran terbaru Fujifilm mempunyai harga yang sesuai dengan spesifikasi diberikan Fujifilm ini, dan harga terbarunya Rp.  15.999.000.

Kesimpulan

Kamera Fujifilm X-T10 ini  menjadi contoh sempurna  bahwa kamera mirrorless sudah  berevolusi jauh dari saat muncul pertama kali. Di dalam paket yang cukup mungil ini, anda akan menemukan fotografi yang sangat menyenangkan saat membeli dan dapat menghasilkan foto berkualitas tinggi.  Meskipun kekurangannya sebagian besar ada pada fungsi perekaman video yang standar dan di bawah kamera kompetitor mirrorless di kelasnya, kamera Fujifilm X-T10 layak disetujui anda yang membutuhkan kamera mirrorless yang  cukup ringan dengan hasil foto yang memotivasi di berbagai kondisi cahaya.

Yang Canggih:
+ Hasil foto yang sangat baik dengan bawaan tertunda
+ Viewfinder tanggapan elektronik dan gagal tanpa
+ Kinerja yang sangat cepat, dengan persetujuan fokus lebih baik dibandingkan versi yang didukung
+ Memiliki body yang kokoh dan mantap di tangan
+ Kinerja flash internal yang cukup baik
+ Kebisingan minim sampai ISO 3200
+ Layar putar yang akan memudahkan pemotretan
+ Tombol fisik yang memudahkan mengatur pengaturan
+ Memindahkan foto melalui Wi-Fi menjadi sangat mudah

Yang Kurang:
– Sensor mata sensitif
– Tombol putar sangat rentan terputar tidak sengaja
– Butuh untuk direstart dari kondisi stand-by
– Fungsi video standar

Leave a Comment